Halaqah 05: Taubat Dari Kesyirikan
2. Meninggalkan perbuatan tersebut
3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi
Allah ﷻ berfirman :
“Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar : 53)
Rosulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba, selama (ruh) belum sampai di tenggorokan” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Para sahabat Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam tidak semuanya lahir dalam keadaan Islam bahkan banyak diantara mereka yang masuk Islam ketika sudah besar dan sebelumnya bergelimang dengan kesyirikan, supaya tidak terjerumus kembali ke dalam kesyirikan, maka seseorang harus mempelajari tauhid dan memahaminya dengan baik serta mengetahui jenis-jenis kesyirikan sehingga bisa menjauhinya.
***
[Disalin dari materi Halakah Silsilah Ilmiyah (HSI) Abdullah Roy bab Belajar Tauhid]

