-->

Kaum Muslimin Diboikot di Syi’b Abu Tholib

Post a Comment
Orang-orang Quraisy bersepakat untuk memboikot Bani Hasyim. Yang demikian setelah mereka gagal di dalam membawa kembali orang-orang yang hijrah ke Habasyah ke kota Mekkah. Mereka berazzam untuk membunuh Rasulullah ﷺ.

Maka Bani Abdul Mutholib berusaha keras melindungi Rasulullah ﷺ dengan cara memasukkan Rasulullah ﷺ di Syi’b mereka dan melindungi Beliau di situ.

Yang dimaksud dengan Syi’b adalah sebuah tempat diantara dua gunung.

Maka masuklah Banu Hasyim semuanya di Syi’b Abu Tholib.
(شِعْب أبي طالب)

Kemudian orang-orang musyrikin sepakat untuk tidak duduk bersama mereka, tidak jual beli bersama mereka, tidak masuk ke rumah mereka, sampai mereka menyerahkan Rasulullah ﷺ untuk dibunuh.

Mereka pun menulis semua itu di sebuah lembaran. Banu Hasyim tinggal di Syi’b tersebut selama 3 tahun.

Mereka ditimpa kelaparan dan kesusahan yang sangat, sehingga akhirnya di penghujung tahun ke-3 orang-orang Quraisy saling mencela satu dengan yang lain atas apa yang mereka lakukan kepada Bani Hasyim. Dan mereka pun bersepakat untuk membatalkan isi perjanjian.

Rasulullah ﷺ mendoakan kejelekan untuk orang-orang Quraisy. Akhirnya mereka tertimpa kelaparan sehingga memakan bangkai dan kulit.

Datanglah Abu Sufyan meminta kepada Rasulullah ﷺ untuk mendoakan kebaikan bagi mereka dan meminta kepada Beliau ﷺ atas nama kekerabatan, maka Nabi ﷺ membaca firman Allah,

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ
يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ
رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ
أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ
ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَجْنُونٌ
إِنَّا كَاشِفُو الْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَائِدُونَ
[QS Ad-Dukhan 10-15]

“Maka tunggulah wahai Rasulullah, hari ketika langit datang dengan asap yang jelas yang meliputi manusia. Inilah adzab yang pedih. Wahai Rabb kami, singkaplah adzab ini. Sesungguhnya kami akan beriman. Bagaimana mereka ingat sedangkan telah datang kepada mereka Rasul yang nyata, kemudian mereka berpaling darinya dan mengatakan dia adalah orang yang diajari lagi gila. Sesungguhnya Kami akan menyingkap adzab dari kalian sedikit, sungguh kalian akan kembali kepada kekufuran.”

Seseorang dari mereka saat itu melihat diantara langit dan bumi seperti bentuk asap, maka Rasulullah ﷺ mendoakan mereka supaya diangkat musibah ini. Kemudian ternyata mereka pun kembali kepada kekufuran. [Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim]
***
[Disalin dari materi Halakah Silsilah Ilmiah (HSI) Abdullah Roy Bab Sirah Nabawiyah]

Related Posts

Post a Comment

Berlangganan Artikel
Radio Insani 88.8 fm Purbalingga