Renovasi Ka’bah

Post a Comment
Ketika Muhammad ﷺ berumur 35 tahun, berkumpullah orang-orang Quraisy untuk merenovasi Ka’bah. Ketika bangunan sudah selesai direnovasi dan tinggal menaruh Hajar Aswad maka terjadi perselisihan. Masing-masing kabilah merasa berhak untuk meletakkan kembali Hajar Aswad dan mereka menganggap ini adalah sebuah kehormatan sampai hampir-hampir terjadi peperangan.

Kemudian setelah itu mereka bersepakat pada hari tertentu bahwa yang pertama kali memasuki Masjidil Haram di hari tersebut, dialah yang akan memberi keputusan diantara mereka. Dan ternyata yang pertama kali masuk adalah Muhammad ﷺ.
Mereka pun berkata,
“Ini adalah Al Amin, kami meridhoinya.”

Maka Muhammad ﷺ meminta sebuah kain dan mengambil Hajar Aswad kemudian meletakkan hajar Aswad di atas kain tersebut.

Setelah itu beliau meminta masing-masing kabilah untuk memegang kain dan membawa Hajar Aswad bersama-sama menuju ke tempatnya.

Sehingga sudah sampai ke tempatnya, Muhammad ﷺ mengambilnya dan meletakkan pada tempatnya. Dengan demikian selesailah renovasi Ka’bah.

Demikianlah Muhammad dengan hikmahnya memadamkan api fitnah yang hampir berkorbar di antara orang-orang Quraisy.
***
[Disalin dari materi Halakah Silsilah Ilmiah (HSI) Abdullah Roy Bab Sirah Nabawiyah]

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter