Al-Jannah dan Kenikmatannya (Bagian 1)

Post a Comment
Al-Jannah, secara bahasa adalah kebun.
Dan secara syari’at, Al Jannah adalah negeri di akhirat yang penuh dengan kenikmatan yang Allah sediakan bagi orang-orang yang bertakwa.

Kenikmatan yang tidak pernah terbetik di hati manusia. Bagaimanapun besar kenikmatan di dunia, maka tidak akan menyamai kenikmatan di dalam surga. Dan bagaimanapun kita berusaha mengkhayal sebuah kenikmatan, maka tidak akan setara dengan kenikmatan di dalam surga.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَلَا تَعۡلَمُ نَفۡسٌ۬ مَّآ أُخۡفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعۡيُنٍ۬ جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ

“Maka sebuah jiwa tidak mengetahui apa yang tersimpan untuknya, berupa kenikmatan yang menyejukkan mata. Sebagai balasan atas apa yang sudah mereka amalkan.” (QS As-Sajdah: 17)

Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ تعالى أَعْدَدْتُ لِعِبَادِى الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنَ رَأَتْ ، وَلاَ أُذُنَ سَمِعَتْ ، وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ

“Allah ta’ala berkata, Aku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang sholeh, kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik di dalam hati manusia.” (HR Bukhari dan Muslim)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengabarkan kepada kita sebagian dari kenikmatan surga. Nama-nama kenikmatan di dalam surga yang Allah kabarkan kepada kita sama dengan nama-nama kenikmatan yang ada di dunia. Namun memiliki sifat yang berbeda.
Rumah di surga lain dengan rumah di dunia, meskipun namanya sama-sama rumah.
Demikian pula buah-buahan di surga jauh lebih nikmat dari pada buah-buahan di dunia, meski sama namanya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

ڪُلَّمَا رُزِقُواْ مِنۡہَا مِن ثَمَرَةٍ۬ رِّزۡقً۬اۙ قَالُواْ هَـٰذَا ٱلَّذِى رُزِقۡنَا مِن قَبۡلُۖ وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬اۖ

“Setiap kali mereka diberi buah-buahan dari surga mereka berkata, ‘Inilah rezeki yang telah diberikan kepada kami dahulu di dunia.’ Mereka diberi buah-buahan yang serupa.” (QS Al-Baqarah: 25)

Ada yang mengatakan serupa warna, bentuk, dan namanya. Namun berbeda rasa dan kelezatannya.

Orang yang masuk ke dalam surga dan merasakan sedikit kenikmatan surga akan merasa bahwa dia tidak pernah susah di dunia.

Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,
“Dan akan didatangkan seorang penduduk surga yang paling susah di dunia. Kemudian dicelupkan sekali celupan di dalam surga. Kemudian ditanya, ‘Wahai anak Adam, pernahkah engkau merasakan kesengsaraan? Apakah pernah engkau tertimpa kesusahan?’ Dia menjawab,
‘Tidak pernah demi Allah. Wahai Rabb-ku tidak pernah aku sengsara dan tidak pernah aku melihat kesusahan.’ ” (HR Muslim)

Dan diantara kesempurnaan kenikmatan surga, bahwa apa yang kita inginkan akan diberi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

لَّهُمۡ فِيهَا مَا يَشَآءُونَ خَـٰلِدِينَۚ

“Bagi merekalah apa yang mereka inginkan di dalam surga, mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-Furqan : 16)

Oleh karena itu, diantara nama-nama surga adalah:
1. Jannatun Na’īm
Yaitu jannah yang penuh dengan kenikmatan, lihat QS Luqman: 8
2. Darussalam
Yang artinya negeri yang selamat. Maksudnya selamat dari semua kekurangan dan kejelekan, lihat QS Al-An’am: 127
3. Maqam Amin
Yang artinya tempat tinggal yang aman. Yaitu aman dari segala musibah dan kejelekan, lihat QS Ad-Dukhan: 51
4. Darul Muqamah
Yang artinya negeri yang terus menerus ditempati, lihat QS Fathir: 35

Demikianlah kesempurnaan kenikmatan di dalam surga, negeri yang penuh dengan kenikmatan, selamat dari semua kekurangan, aman dari segala musibah, dan kekal selama-lamanya.
***
[Disalin dari materi Halakah Silsilah Ilmiah (HSI) Abdullah Roy Bab Beriman Kepada Hari Akhir]

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter